Kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum nasional dan kurikulum internal sekolah yang terfokus pada pendidikan agama Islam dan tahfidzul Qur’an dengan tujuan mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak karimah dengan mengintegrasikan nilai-nilai ke-Islaman pada semua mata pelajaran.
Indikator pencapaian belajar siswa tidak hanya diukur dengan tercapainya sebuah kompetensi, akan tetapi ukuran yang lebih ditekankan adalah sejauh mana siswa dapat berkomitmen terhadap penjagaan nilai-nilai Islam yang telah mereka pelajari, serta sejauh mana hafalan mereka mampu memengaruhi sikap dan perilaku sehari-hari.
Kurikulum Umum
| Matematika | IPS |
| Bahasa Indonesia | PPKn |
| Bahasa Inggris | Olahraga |
| IPA | Teknologi Informasi & Komunikasi |
Kurikulum Diniyah
| Bahasa Arab | Fikih |
| Akidah & Akhlak | Sirah |
| Qur’an & Hadis |
Kitab-kitab yang digunakan sebagai berikut.
- Bahasa Arab: Durusul Lughah
- Akidah: Kitab Tauhid
- Hadis: Arbain Nawawi
- Fikih: Minhajul Muslim
- Sirah: Ar-Rahiq Al-Makhtum
Kurikulum Tahfidz
Hafalan Qur’an dengan target 15 juz ditempuh selama masa pendidikan 3 tahun.
Metode yang digunakan adalah talaqi, tahsin, tahfidz, muroja’ah, dan tasmi’.
Talaqi dan tahsin Qur’an dengan tujuan memperbaiki bacaan siswa dalam membaca Al-Qur’an agar sesuai dengan kaidah.
Tahfidz Qur’an untuk menghafal dengan target setengah halaman per hari.
Muroja’ah mengulang hafalan lama kepada teman dan guru.
Ujian lisan dan tertulis untuk hafalan yang telah dicapai.
Tasmi’ hafalan Al-Qur’an yang telah dicapai untuk menguji kemampuan dan kualitas hafalan Al-Qur’an siswa.
Jumlah siswa per halaqah adalah 6-8 anak.
Hafalan dimulai dari juz 30, 29, 28, 27, dan 26 kemudian dilanjutkan dari awal juz 1-10.
