Proses menuntut ilmu tidak akan pernah tamat. Salah satu tanda seseorang dikehendaki kebaikan oleh Allah adalah ketika Allah jadikan ia mampu memahami agama dengan baik, mampu mengerti seluk-beluk agama dengan baik dan tentunya ini adalah harapan & keinginan semua orang beriman.
Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah akan jadikan ia paham dalam agama.
HR. Bukhari & Muslim
Ketika seseorang diberikan kelebihan ilmu, terutama ilmu agama, ini adalah sesuatu yang membedakan derajat dirinya dengan derajat orang lain yang tidak berilmu.
Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakal yang dapat menerima pelajaran.
QS. Az-Zumar: 9
Niat hati ingin belajar, namun umur sudah uzur, tekad jiwa untuk menuntut ilmu, tapi fisik sudah melemah, hafalan sering lupa, akhirnya berkecil hati dan surut semangat untuk meraih kemuliaan ilmu, terlebih lagi ketika membaca petuah arab yang berkata, “Belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu dan belajar di waktu besar bagai mengukir di atas air.”
Benar demikian adanya, namun tidak ada yang tidak mungkin, tidak ada yang mustahil, ketika kita sungguh-sungguh, ikhlas dalam beramal & belajar, pasti Allah akan memberikan pertolongan, bantuan & taufik-Nya dalam belajar kita, pasti ada jalan.
Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.
QS. Al-Ankabut: 69
Referensi: Bimbingan Islam.

